Wednesday, June 22, 2011

Perbandingan Tinggi Nabi Adam Dengan Manusia Sekarang

Nabi Adam tubuhnya sangat kekar dengan tinggi 60 hasta seperti di jelaskan oleh Rasullulah. Kata rassullulah “Allah menciptakan adam dengan tinggi enam puluh hasta. Kemudian setelah Adam, makhluk itu semakin berkurang tingginya seperti sekarang ini“ (HR.Bukhari), hadis ini juga ditemukan dalam riwayat imam Muslim dan imam Ahmad, namun dalam sanad yang berbeda. 1 hasta = 45,72 cm. maka dengan begitu tinggi nabi adam adalah 27,432 meter



Hasil survey para ahli di Amerika, orang2 Amerika yg mengklaim bangsa yg mempunyai postur paling tinggi di dunia, tingginya semakin berkurang akibat banyak mengkonsumsi makanan yang sudah diawetkan.
Apalagi orang Indonesia, saya lihat sewaktu orde lama postur tubuh orang Indonesia cukup tinggi2, termasuk saya. Tapi keturunan manusia Indonesia jaman sekarang makin kecil/menyusut. Apa karena ortunya juga kena imbas makanan yg banyak mengandung bahan pengawet yach?

Punya Banyak Teman di Sekolah Bikin Lebih Pintar

Punya banyak teman di sekolah pastinya akan sangat menyenangkan. Selain bisa bersosialisasi dan lebih aktif, punya banyak teman di sekolah ternyata bisa membuat nilai akademik anak meningkat, dengan kata lain anak akan semakin pintar.

Hasil ini berdasarkan penelitian terbaru yang menyatakan bahwa teman sekolah dapat berperan penting dalam kesuksesan akademik anak dan remaja.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Willamette University dan University of California ini melibatkan 629 siswa dari 12 kelas di Los Angeles.

Partisipan diminta mengisi kuesioner dan kemudian menyimpan catatan kegiatan, seperti menghabiskan waktu belajar dan waktu yang dihabiskan dengan teman-teman di luar sekolah dan teman-teman sekolah.

Hasil studi menemukan bahwa siswa dengan nilai akademik atau GPA (Grade Point Average) lebih tinggi ternyata memiliki lebih banyak teman di sekolah. Bisa dikatakan bahwa banyak teman di sekolah sama dengan nilai akademik yang lebih tinggi.

"Kami menemukan bahwa dalam kelompok persahabatan remaja, orang yang memiliki teman lebih banyak di sekolah akan memiliki nilai akademik yang lebih tinggi," ujar Melissa R. Witkow, asisten profesor psikologi di Willamette University, dalam sebuah konferensi di Universitas California, Los Angeles, seperti dilansir dari Health24, Jumat (11/6/2010).

Menurut Witkow, hal ini sebagian karena dengan punya teman siswa lebih cenderung berorientasi pada prestasi, sehingga berbagi dan saling mendukung dalam kegiatan sekolah, termasuk belajar bersama dengan teman sekolah.

Witkow yang merupakan mahasiswa lulusan UCLA ini, telah mempublikasikan hasil studinya secara online dalam Journal of Research on Adolescence. Namun, dengan temuan ini tidak berarti bahwa teman-teman dari luar sekolah tidak menguntungkan.

"Persahabatan di luar sekolah juga penting untuk memenuhi kebutuhan sosial remaja, dan teman dari luar sekolah tidak harus selalu merugikan prestasi," tambah Witkow.

Misalnya persahabatan dari luar sekolah yang bisa didapatkan dari kelas pengajaan (tempat les), mungkin juga sangat baik untuk meningkatkan prestasi anak di sekolah.

Penelitian ini memang pendapat baru karena selama ini anak yang pintar di sekolah kebanyakan adalah yang suka menyendiri karena lebih senang belajar. Diduga anak-anak yang banyak teman itu pintar secara alami atau berkembang, sedangkan anak yang pintar dan pendiam karena tekun dan semangat belajarnya tinggi.

Kebiasaan yang dapat merusak otak kita

Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar syaraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu syaraf lain. Bayangkan, dengan kerumitan otak seperti itu, maka Anda wajib menyayangi otak Anda cukup dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering disepelekan. Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Sungguh suatu tugas yang sangat rumit dan banyak. Maka, hindarilah kebiasaan buruk di bawah ini jika Anda masih ingin otak Anda bekerja dengan baik.

1. Tidak mau sarapan
Banyak orang menyepelekan sarapan, padahal tidak mengkonsumsi makanan di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak.

2. Kebanyakan makan
Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun kita pada menurunnya kekuatan mental.

3. Merokok
Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak kita. Bayangkan, otak kita bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya. Tak ayal di waktu tua kita rawan Alzheimer.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.

5. Polusi udara
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.

6. Kurang tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak justru mati kelelahan.

7. Menutup kepala ketika sedang tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.

8. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak.

9. Kurangnya stimulasi otak
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal.

10. Jarang bicara
Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak.